WELCOME TO MMH ZONE
Tampilkan postingan dengan label Tulisan ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan ku. Tampilkan semua postingan

0 Puisi Untuk Ibu

Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku
Kau ada di sana …
Di saat aku terluka
hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku
Kau masih ada di sana…

Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan,
terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam
hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
Kau tetap ada di sana…
memberiku isyarat untuk tetap bertahan

Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku
"Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa,
Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya
Kita adalah jasad, jiwa, dan ruh yang terpadu
Untuk memberi arti bagi diri dan yang lain"
Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku
memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku
Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tulus tak berpamrih

Kusandarkan diriku di bahumu
Terasa…kelembutanmu menembus dinding-dinding kalbuku
Menghancurleburkan segala keangkuhan diri
Meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia
Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hatimu

Kutatap perlahan…
matamu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan
Kristal-kristal lembut yang sedang bermain di bola matamu,
jatuh…setetes demi setetes
Kau biarkan ia menari di atas kain kerudungmu
Laksana oase di terik panasnya gurun sahara

Ibu…
Nasihatmu memberi kekuatan untukku
rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku
untuk ,menapaki hari-hari penuh liku
…semoga semua itu tak akan pernah layu!

Ibu…
Dalam kelembutan cintamu, kulihat kekuatan
dalam tangis air matamu, kulihat semangat menggelora
dalam dirimu, terkumpul seluruh daya dunia!
Read more

0 ANDAI MASA ITU KEMBALI..

               Aq melihat sesosok manusia. Dia masih muda, kira-kira berumur 22 tahun. Aq melihat kejanggalan dalam dirinya. Dia terlihat bingung, ragu dan seolah-olah tidak percaya akan kemampuan dirinya. Sosok yang seharusnya penuh dengan harapan, keyakinan dan keberanian di usianya yang masih emas itu.
                Dia berjalan sempoyongan bagaikan orang tua yang sudah tak tahan lagi menyangga tubuhnya. Terlihat dia berjalan terseok-seok, sekali-kali hampir jatuh kedalam lubang  selokan yang kotor itu. Iba serasa melihatnya, tubuh yang kekar itu hanya bisa berjalan terseok dan terbawa arus.
                Beberapa tahun yang lalu aq melihat dia berjalan begitu tegapnya, begitu yakin dan aku rasa dia juga begitu kuat ketika harus menerpa hempasan badai sekalipun. Sosok yang sungguh membuat hati trenyuh, terharu bahkan menangis. Dia ….walaupun dipandang sebelah mata, namun tetap bersemangat, maju dan yakin akan langkahnya.
                Semangat nya untuk menuntut ilmu begitu besar, semangatnya untuk menegakkan Agama Alloh bagitu nyata. Tapi ….. Sekarang, aq hanya melihat seorang yang tak berdaya, tak memiliki keyakinan, tujuan dan harapan. Musim semi yang dulu ada kini telah berganti menjadi musim dingin yang berkepanjangan Sunyi, sepi dan tak tahu kapan ujung nya. Dulu yang setiap tetes air mata jatuh karena bangga akan sinarnya, kini berbalik menjadi terharu dan kasihan.
                Kemanakah perginya jiwa yang kekar itu,, sungguh hati ini tersayat , ter iris, melihat sosoknya yang sekarang. Dia seperti sebuah sepeda mini butut, yang berada diantara motor-motor berteknologi baru  yang menawan. Sungguh cobaan yang terlampau berat ini harus dilaluinya sendiri.
                Tapi aku yakin sosok itu akan kembali, sosok yang sekarang masih terseok itu akan kembali menjadi sosok yang kuat, yang bahkan kuat untuk menembus putaran tornado yang dasyat. Karena sekarang aq melihat dari kejauhan ada secercah cahaya yang senantiasa mengikutinya,  Cahaya yang selalu menaungi nya, Cahaya yang dulu ia punyai dan ia pancarkan.
                Semoga cahaya itu senantiasa terus ada, senantiasa memberikan sinar di dalam kegelapan yang sekarang menaunginya.
Read more

Cari

 
© MMH ZONE | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger